Akhir-akhir ini, telah terjadi perubahan yang sangat berarti di Indonesia. Perubahan yang didorong oleh arus gerakan reformasi, merubah secara mendasar terhadap banyak hal dalam sistem pemerintahan dan kekuasaan. Pada awalnya, gerakan reformasi hanya menggugat terhadap pemerintahan orde baruyang sarat dengan berbagai poenyimpangan. Tetapi pengaruh gerakan reformasi kemudian meluas dalam bidang sosial, ekonomi, politik maupun budaya. Pergeseran dalam wilayah kekuasaan dan perubahan dalam bidang lainnya memberi harapan besar bagi masyarakat. Harapan utama yang muncul adalah lahirnya tatanan kehidupan masyarakat yang lebih baik dibandingkan masa sebelumnya. Harapan ini merupan yang wajar, mengingat kesalahan dan kegagalan dari sistem yang berlaku pada masa lalu. Kegagalan dan ketidakteraturan yang sudah pernah terjadi merupakan momentum refleksi untuk menentukan dan membangun sistem baru yang lebih baik. Diantara alternatif yang ada, demokrasi merupakan pilihan dalam konsensus kenegaraan dan kemasyarakatan. Sebagai sebuah sistem demokrasi tidaklah sempurna. Disana sini juga masih menyisakan berbagai kekurangan dan kelemahan. Namun demikian, dibandingkan banyak sistem yang ada, demokrasi merupan yang terbaik. Hal yang penting dari demokrasi adalah porsi keterlibatan masyarakat yang lebih besar untuk berkiprah. Dalam demokrasi, elemen-elemen yang ada dalam masyarakat berpeluang besar untuk terlibat dalam peran-peran publik. Ini merupakan peluang besar untuk melakukan berbagai hal yang bermanfaat bagi masyarakat. Peluang besar ini seharusnya dimanfaatkan secara baik. Elemen alumni PMII adalah salah satu elemen atau unsur di masyarakat dengan potensi besar untuk terlibat didalamnya. Sebagai alumni sebuah organisasi kemahasiswaan yang kaya potensi, tentu sangat disayangkan jika dalam perubahan iklim yang terjadi , alaumni PMII tidak banyak membei peran. Persoalannya, potensi yang ada belum banyak dimanfaatkan. Yang selama ini terjadi, keragaman potensi hanya berkembang dalam kerangka individualitas. Artinya, para alumni PMII selama ini hanya berkutat dalam lingkungan sempit dimana bekerja berkarier. Sementara jaringan kerja atau jalinan komunikasi diantara sasama alumni yang tersebar belum pernah terbangun secara kokoh. Padahal, jika potensi yang ada berada dalam jaringan kerja (networking) yang kokoh, sangat dimungkinkan bagi lahirnya peran-peran yang lebih luas dan efektif. Alumni PMII Tulungagung, telah mulai membangun jaringan alumni pada tanggal 14 Januari 2001. Dalam pertemuan tersebut lahir satu komitment bersama untuk membengun jalinan komunikasi yang lebih efektif demi maksimalnya peran yang dapat dilakukan dalam iklim masyarakat yang lebih demokratis.
Visi : Mewujudkan individu dan mayarakat yang berkeadilan dan demokratis berdasarkan ajaran Islam ala Ahlussunnah wal Jama’ah.
Misi : Mengembangkan ajaran Islam ala Ahlussunnah wal Jama’ah, Meningkatkan kerja sama dan sumberdaya Alumni, Mewujudkan peran serta Alumni dan masyarakat dalam pembangunan, Mendorong terwujudnya peri kehidupan yang adil dan demokratis
Tujuan : Meningkatkan syi’ar Islam ala Ahlussunnah wal Jama’ah, Meningkatkan peran serta alumni dalam peningkatan kulitas SDM Masyarakat, Mewujudkan individu dan mayarakat yang terbuka, toleran dan demokratis .
Program Utama : Melakukan dialog intensif dengan sesama alumni, Membangun hubungan dengan lembaga-lembaga Islam dan Non Muslim, Melakukan pemberdayaan msyarakat dalam aspek ekonomi, politik, budaya dan agama.
Komentar Terakhir